Thursday, August 27, 2015

Nikah itu mahal yaa. . .

Yappp bener bangett, makin tahun biaya nikah tuh makin mahal. Makanya buru" nikah sana, lol *mintaditoyor*

Knapa saya bisa ngomong gini? yaa masi melanjutkan cerita seputar JWF dan kebetulan sodara saya ancer" mau merid juga dan dia minta saya liatin dan mintain PL vendor" wedding. Daannn, apa yang terjadi? bikin sakit kepala liat harga" yang beredar. Yang paling bikin pusing sih vendor photography secara kami gak gitu suka foto ala" bridal ( yang prewed pake bridal jgn kesinggung yaa, IMO aja loh ). Mau vendor baru sekalipun udah masang tarif yang wow menurut kami. Mau bagus harga murah?? jauh dari harapan. Ada harga ada rupa emang. Yang harganya miring ada juga sih cuma gak sesuai selera *sokmodeon*.Kalo ambil paket bridal memang naiknya gak begitu drastis tapi ada charge" tersembunyinya ( mau murah jadinya mahal juga, tapi kalo kuat imannya sih gak masalah ). Intinya balik ke capengnya masing" dan budgetnya berapa. Awal" plan wedding saya juga sakit kepala minta ampun liat harga" vendor, mulai dr venue, bridal, photography, dst ( kemaren" aja udah mahal apalagi tahun" besok yaa ). Kalo saya akhirnya milih vendor lepasan bukan paketan karena banyak maunya dan balik lagi ke pribadi masing" sukanya gimana. Kalo lepasan enaknya bisa milih" sesuai keinginan tp budgetnya kudu lumayan juga ( kalo saya sih carinya yg masi masuk kantong tentunya, walo ujung"nya tetep bengkak ). Kalo yang gak mau pusing cari" or jarak weddingnya deket dan gak memungkinkan survei" mending ambil paket all in tapi kudu cari marketing yang bersahabat biar gampang tek tok-nya.

Tips dari saya buat yang mau wedding preparation :
1. Tentukan budget ! penting banget dan bijaksanalah mengelolanya :D ( siapin kalkulator dan buku catetan )
2. Tentukan prioritas. Mentingin letak venue or foto bagus or gown makeup bagus or dekorasi or catering enak
3. Survei dan mintain PL vendor" inceran sebanyak"nya biar tau bedanya apa aja. Khusus venue, bridal, photography, catering datengin langsung biar afdol
4. Om google adalah cara tercepat dapet info dan review bisa lewat wedding website or wedding blogger ( pamer blog sendiri )
5. Rajin ke pameran siapa tau dapet promo or grandprize :D
6. Rajin nanya temen yang udah merid. Malu bertanya sesat di jalan
7. Bikin group wedding yang isinya capeng" biar senasib sepenanggungan dan bisa tuker" info
8. Banyak" berdoa supaya dikasi rejeki lebih sama Yang Diatas ( tapi bener loh yang namanya married yakinlah pasti ada rejekinya ^^ saya juga merasakan dan semoga dicukupkan sampe nantinya )
9. Relax dan enjoy your wedding preparation. Moment ini cuma dateng 1x seumur hidup. Walau pusing, ribet, emosi, greretan tapi nyenengin dan pastinya bakal kangen sama masa" ini :) 

Oyaa, jangan dengerin juga omongan orang/temen/sodara yang suka nyinyirin kalian. Mereka gak tau cerita yang sebenarnya gimana kan. Dan sekali lagi yang terpenting adalah kehidupan setelah menikahnya bukan ceremonynya ^__^





Cheers,
Nie




Sunday, August 23, 2015

Wedding Preparation : Document

Saya dan Brown akan melakukan pemberkatan secara kristen dan pencatatan sipilnya dilakukan dalam 1 hari. Kalo untuk pemberkatan nanti akan ada PIC pemberkatan yang ditunjuk/dipilih sedangkan capil dengan rekanan gereja biar gausa cari2 lagi di luar.

Berikut persyaratan yang harus dilengkapi untuk pemberkatan nikah dan catatan sipil :
1. Mengisi formulir pemberkatan nikah
2. Wajib mengikuti kelas pembinaan ( Bimbingan Pra Nikah ) minimal 6 bulan sebelumnya

Untuk WNI 

1. Fotocopy akte baptis
2. Fotocopy KTP yang dilegalisir Lurah
3. Fotocopy Kartu Keluarga yang dilegalisir Lurah
4. Fotocopy akte lahir
5. Fotocopy Surat Bukti Kewarganegaraan RI
6. Fotocopy Surat Ganti Nama
7. Fotocopy Surat Keterangan Lurah :
  • N1 : Surat Keterangan untuk nikah
  • N2 : Surat Keterangan Asal Usul
  • N3 : Surat Keterangan tentang Orang Tua
  • N4 : Surat Persetujuan Mempelai
  • N5 : Surat Persetujuan Orang Tua
8. Fotocopy Surat Keterangan Lurah belum menikah atau Surat Pernyataan Diri Belum Menikah diatas segel diketahui Lurah
9. Fotocopy Surat Keterangan Lurah sebagai pengantar untuk ke Catatan Sipil
10. Pas Foto 4 x 6 sebanyak 3 lembar ( foto bersama haruslah dalam 1 klise, pria duduk disebelah kanan wanita, pandangan lurus kedepan dan kedua telinga harus tampak )

Untuk Catatan Sipil

1. Surat keterangan gereja bahwa sudah menikah
2. Untuk catatan sipil biaya +- ............ ( dengan catatan surat2 sudah lengkap 1 bulan sebelum menikah. Biaya ini sudah termasuk biaya untuk memanggil hakim yang akan mensahkan catatan sipil )

Semoga membantu :)

Tuesday, August 18, 2015

Jakarta Wedding Festival 2015

Saya sudah menanti"kan pameran ini sejak iklannya dipasang di weddingku, mau ngincer apa lagi Nie? bukannya udah semua? belum dong, masi ada beberapa yang belum dapet. Fokus utama kesini ngincer vendor undangan, souvenir, honeymoon, test food di booth Taruma dan yang di harepin banget menang grandprize Honda HRV ( doa semalem suntuk XD ).

Kalo menurut readers saya ini well prepared, niat or apalah, bagi saya selagi ada waktunya dan bisa menghemat kenapa tidak. Oiaa, oot sedikit soal well prepared, ada beberapa temen" bride to be saya yang kelihatannya santai di depan tapi buru" di belakang dan jadinya merasa kurang maksimal dan sedikit menyesal karena waktunya terbatas untuk mencari vendor. Kalo saya emang orangnya perfeksionis dan panikan jadi sebisa mungkin saya memperkecil miss" yang mungkin terjadi. Dan kalaupun saya ada salah toh saya sudah berusaha kan :) ( ada sih beberapa hal yang saya sesalkan juga, nobody's perfect )

Saya gak mengharuskan semua bride to be seperti saya, ini hak dan keputusan pribadi setiap orang. Saya pun gak pernah menyalahkan, menyindir or nakut"in temen bride to be yg pada santai", saya tau di dalam hati mereka juga punya permasalahan dan kesibukan masing". Yang perlu saya lakuin yaitu keep supporting them dan satu yang penting, biarkan setiap bride to be melakukan wedding preparation dengan caranya sendiri. Ini moment sekali seumur hidup yang harus dinikmati so please respect others dan jangan bikin stress dengan komen or asumsi" yang gak membangun :D

Oke balik ke Jakarta Wedding Festival ( yang akan saya singkat JWF ), JWF kali ini tetep di selenggarakan oleh Radyatama dan Weddingku yang berlokasi di JCC tanggal 14-16 Agustus 2015. Beli tiketnya di disdus biar dapet bonus majalah. Voucher disdus dituker dengan tiket asli di loket khusus dan majalah bisa di ambil di samping wheel of fortune :)


Yang saya rasakan di JWF kali ini :
1. Menurut saya JWF kali ini lebih sepi dibandingkan WCF tahun lalu ( meskipun hari sabtu dan minggu yang saya datengin )
2. Perkiraan harga paket naik sekitar 10-20% setiap tahunnya dan banyak vendor" baru seperti Bridal, WO dan Photography
3. Bonus dan promo yang di berikan tidak semenarik yang saya harapkan ( harga paket gak discount/negotiable, bonus sedikit termasuk vendor" baru mematok harga yang bersaing dengan yg jam terbangnya tinggi )
4. Paling gak sreg saat survei undangan dan souvenir, bagi saya harga yang di tawarkan gak masuk akal dan promonya hampir tidak jelas ( yang dimana harusnya moment seperti dimanfaatkan para vendor untuk menjaring customer sebanyak"nya dengan best price mereka )
5. Penataan panggung yang dekat dengan booth para vendor menyulitkan capeng" saat menanti pengumuman doorprize
6. Untuk test food di Taruma overall bagi saya dan Brown oke cuma ada beberapa menu pondokan yang kami gak sreg ( saya sungguh appreciate pada Pak Anjar dan Pak Hendra yang selalu ramah setiap kali kami datang meskipun kami sudah deal tetep di sambut dengan baik, hal ini berbeda kondisi dengan salah 1 vendor kami yg lain )
7. Untuk vendor honeymoon, harga paket berlaku rata" sampai Maret 2016. Sedangkan wedding kami di September 2016 ( padahal di JWF kali ini banyak capeng untuk 2016 *awal-akhir tahun* ). Salah satu vendor inceran kami menolak dan meminta untuk datang di pameran berikutnya. Mungkin rencana Tuhan memang lain dan di luar ekspektasi manusia. Akhirnya ada 2 vendor honeymoon yang kami deal karena mereka memberikan special case sehingga paket berlaku sampai September 2016 ( Thanks Jesus rencana-Mu lebih indah dari rencana kami ) *pembahasan vendor honeymoon terpisah*

Overall saya tetep excited menunggu pameran wedding berikutnya dan tentang doorprize sayang sekali tahun ini belum rencana-Nya Tuhan kami dapetin salah satu hadiah :)

Yang terakhir saya happy banget bisa ketemu 3 orang anggota grup WA Wedding 2016 yaitu Silvi, Christa dan Bertha. Finally we meet up ! semoga ada kesempatan bertemu yang lainnya juga.

Nie and Silvi

Bertha, Nie and San2


Thursday, August 6, 2015

Tujuan Menikah?

Apaan hayoo?

Well, ide ini muncul gegara postingan terakhir si Olip, jujur yaa si cece yg satu ini kalo bikin postingan tuh nancep banget kata"nya  *walo kelihatannya dia itu ceria banget dan kaya gak ada beban :)* 
Makasi yaa ceceh Olip ( sori saya catut namanya di blog ini *plisjanganditoyor* )

Pertanyaan ini berlaku buat semua bride to be termasuk saya dan bisa juga bagi yang udah married sih.

Tujuan kalian menikah apa?

Saya jadi inget awal" BPN ( Bimbingan Pranikah ) di tanya soal ginian juga, jawaban yang keluar bermacam" ada yang karena udah umurnya, udah mapan, desakan orangtua, pacaran lama dan sebagainya. Saya pribadi mutusin menikah karena saya pikir udah lama juga pacaran sama Brown dan inilah saatnya kita memasuki jenjang yg lebih tinggi. Tapi saya sadar ini bukan seperti main games yang kita harus terus" naik level, dimana kalo level kita mentok kita udah menang kan, trus gunanya apa?

Sampe akhirnya di BPN saya tau tujuan menikah adalah bertumbuh bersama, bukan karena alesan" tadi. Bertumbuh bersama artinya kita sama" belajar tentang segala hal, mulai dari kelebihan dan kekurangan pasangan, gaya hidup, cara di besarkan, semua membutuhkan penyesuaian dan itu gak mudah. Belum lagi masalah" dari pihak luar seperti orangtua, saudara dan teman, lalu yang tak kalah penting masalah finansial dan hubungan suami istri. Setelah menikah masalah kita gak akan selesai. Justru bakal muncul" hal" baru yang harus kita pelajari dan cari penyelesaiannya.

Pertanyaannya, apakah kita yang mau menikah ini bener" udah yakin 100% dengan pilihan kita. Saya yakin Tuhan ngasih kita untuk memilih pasangan kita bukan tiba" kita dikasih dan harus nerima gitu aja. Mungkin awal"nya kita sama pasangan kita merasa cocok banget makanya bisa jadian tapi lama" makin tahu sifatnya disinilah kita bisa menilai apakah dia orangnya?. Kalo ada pasangan yang bercerai alesannya karena sudah tidak ada kecocokkan bagi saya sih itu hanya alesan" aja. Kenapa? karena setiap manusia emang diciptakan berbeda" toh, walau kembar identik sekalipun. Mungkin terdengar klise tapi yaah kita harus bener" yakin dan sadar dengan pilihan kita, tanpa ada paksaan dari siapa". Jangan nanti kita nyesel udah memilih pasangan kita. Bener kata Olip, kita gak akan bisa mengubah pasangan kita, kalo dia emang tukang selingkuh gak menutup kemungkinan nanti menikah gak bakal selingkuh lagi. Intinya komunikasi dan kesetiaan itu penting supaya kita bisa menjaga pernikahan kita.

Saya berharap postingan ini menjadi pedang bermata dua yang berguna bagi saya dan para readers, bukan maksud mengurui atau ngajarin. Well, seperti yang saya pernah ngomong juga. Megahnya pesta pernikahan kita hanya bertahan 2 jam, tapi perjalanan pernikahan kita seumur hidup. Semoga wedding preparation saya berjalan dengan lancar tapi yang lebih penting kelanggengan pernikahan saya kelak.




Sumber : google

Back to Top